Pemberedelan ERA SBY

Beberapa minggu ini kita di suguhkan dengan berita tentang penangkapan kasus korupsi dari banyaknya kasus yang tertangkap ada satu hal yang mungkin publik bertanya tanya karena ada beberapa mantan menteri SBY yang tertangkap karena di dakwa melakukan tindakan korupsi juga. Kita mulai dengan gamawan fauzi yang di periksa terkait E KTP, Siti Fadillah Supari yang terkait kasus korupsi ALKES untuk buffer Stock untuk kejadian luar biasa 2005 pada april di tahun 2014. Dan yang paling terbaru adalah penahanan Dahlan Iskan atas dugaan Kasus Aset BUMD.
Setelah menjadi presidenpun nama SBY di sebut sebut telah menghilangkan dokumen tentang kematian munir. Sungguh banyak terpaan yang dirasakan oleh mantan presiden dari demokrat ini. Dimana pada saat menjabat nama nama kader di bawahnya juga banyak yang terkait dengan kasus Korupsi dimulai dari

Andi M. Mallarangeng
Jabatan: Bekas Menteri Pemuda dan Olahraga
Kasus: Proyek Hambalang
Hukuman: 4 tahun bui dan denda Rp 200 juta (Kasasi MA 9/4/2015)

Anas Urbaningrum
Jabatan: Bekas Ketua Umum Partai Demokrat
Kasus: Korupsi Hambalang
Hukuman: 14 tahun bui, denda Rp 5 miliar, dan uang pengganti Rp 57.592.330.580 (Kasasi MA 8/6/2015)

Hartati Murdaya
Jabatan: Bekas anggota Dewan Pembina Partai Demokrat
Kasus: Korupsi Buol
Hukuman: 2 tahun 8 bulan penjara dan denda Rp 150 juta (4/2/2013)

Jero Wacik
Jabatan: Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat 
Kasus: Korupsi Dana Operasional Menteri
Hukuman: 4 tahun bui dan denda Rp 150 juta (9/2/2016)

Sutan Bhatoegana 
Jabatan: Ketua DPP Partai Demokrat
Kasus: Korupsi ESDM
Hukuman: 10 tahun bui dan denda Rp 500 juta (19/8/2015)

Muhammad Nazaruddin
Jabatan: Bekas Bendahara Umum 
Kasus: Pencucian Uang dan Korupsi Wisma Atlet
Hukuman: 6 tahun bui dan denda Rp 1 miliar pencucian uang (15/6/2016), 7 tahun bui dan denda Rp 300 juta (Kasasi MA 23/1/2013) 

Angelina Sondakh
Jabatan: Bekas Wakil Sekjen Demokrat
Kasus: Korupsi Wisma Atlet
Hukuman: 10 tahun bui, denda Rp 500 juta, serta membayar uang pengganti Rp 2,5 miliar dan US$ 1,2 juta (Kasasi MA 30/12/2015)

Amrun Daulay
Jabatan: Bekas anggota DPR
Kasus: Korupsi Pengadaan Mesin Jahit dan Sapi di Kementerian Sosial
Hukuman: 17 bulan bui (12/1/2012)

Sarjan Taher
Jabatan: Bekas anggota DPR
Kasus: Korupsi Pelabuhan Tanjung Api-api
Hukuman: 4 tahun 6 bulan bui (2/2/2009)

As'ad Syam 
Jabatan: Bekas anggota DPR
Kasus: Korupsi PLTD Muarojambi
Hukuman: 4 tahun bui (Kasasi MA 23/1/2009)

Agusrin M. Najamudin 
Jabatan: Gubernur Bengkulu 
Kasus: Korupsi Dana PBB
Hukuman: 4 tahun bui (Kasasi MA 11/1/2012)

Djufri
Jabatan: Anggota DPR
Kasus: Korupsi Pembelian Tanah Wali Kota Bukittinggi
Hukuman: 4 tahun bui (6/12/2012)

Murman Effendi 
Jabatan: Bekas Bupati Seluma
Kasus: Suap Anggota DPRD
Hukuman: 2 tahun bui (21/2/2012)

Jabatan: Bekas Bupati Boven Digul
Kasus: Korupsi APBD
Hukuman: 4 tahun 6 bulan bui (2/11/2010)

Abdul Fattah 
Jabatan: Bekas Bupati Batanghari
Kasus: Korupsi Pengadaan Mobil Pemadam Kebakaran
Hukuman: 1 tahun 2 bulan bui (26/11/2013)

Related Posts:

Muslim Vs ahok

ahok
Yah ungkapan tersebut pantas untuk menggambarkan peristiwa belakang ini. Dimana Ahok sebagai gebenur jakarta telah menistakan agam islam dan menyakiti hati para muslim. Bukan hanya muslim di Indonesia kecamana terhadap ahok kini juga sampai pada dunia internasional. Muslim dunia ikut membela muslim di indonesia yang tersakiti akibat penistaan agama ini.

Islam tak pernah membenci agama ahok, dan jangan sampai demo ahok adalah demo terhadap agama yang di pegang ahok. Karena agama yang di anut ahok selama ini masih nyaman berada di indonesia karena kaum muslim masih menghargai akan kebhinekaan. Dan perlu masyarakat juga sadari bahwa hukum harus di tegakkan demi kemaslahatan umat dan keharmonisan kehidupan beragama di indonesia.

Dimulai dengan kasus video yang tersebar secara viral, ahok dinyatakan oleh MUI sudah melakukan penistaan terhadap agama islam. Dan sebagai sesama muslim maka dukungan tidak hanya dari luar jakarta saja nmelainkan dunia islam juga mulai ikut mengecam apa yang telah di katakan ahok.

Dan permasalahan ini tidak ada sangkut pautnya dengan polittik. karena bagaimanapun apa yang di ucapkan maka yang mengucapkan harus bertanggung jawab. Andai kata ahok bukan gebenur dan tak mencalonkan gebenur tentu posisi kaum muslim akan terus menuntut dan mengejar ahok
.
Kita masih menunggu bagaimana ketegasan dari pelanggaran hukum ini. Apakah hukum masih tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Atau hukum akan dengan tanpa pandang bulu akan segera menangkap ahok dan segera menentukan nasib ahok di mata hukum.

Related Posts:

Dampak awkarin bagi Generasi Muda

Awkarin terkenal karena menjadi seleb di media sosial. Kelakuan kelakuan awkarin telah menjadikan para generasi muda ingin seperti dirinya. Alasanya mereka ingin menjadi terkenal dan mendapatkan uang. Feneomena tentang seleb media sosial telah banyak melahirkan artis dadakan. Ingat dengan video gangnam Styel. atau video keong racun semua terkenal dengan adanya media sosial. dan bagaimana efek baik dan buruknya untuk generasi muda maka itu yang harus kita pikirkan bersama.

Awkarin tidak terkenal lewat media televisi atau radio tetapi nama awkarin telah menjelma bak artis lewat media sosial semisal instragram atau facebook. Awkarin terkenal bukan karena dirinya menciptakan sesuatu penemuan yang bisa di manfaatkan oleh masyarakat, atau dirinya terkenal karena membawa nama harum bangsa tetapi dirinya terkenal karena foto foto yang menggambarkan kehiudpan bebasnya. Dari foto foto yang menunjukan bahwa kehidupan yang glamor dan foya foya.

Nama Awkarin yang aslinya bernama novilda karin telah membuat fenomena baru di masyrakat. Bahkan dia termasuk anak yang pandai dan rajin selama masih berstatus pelajar dan mendapatkan nilai terbaik saat itu. lahir dari kedua oirang tua yang terbilang terpandang dan mapan tidak menjamin kalau awkarin akan tetep menjadi gadis atau remaja yang menghormati adat istiadat ketimuran dan apalagi sebagai seorang muslim seharusnya tingkah lakunya mencerminkan tentang islam.

Ada yang salah dari sisi pergaulan awkarin, dimana kedua orang tuanya adalah dokter. Sang ibu yang dokter gigi sedangkan ayahnya dokter spesialis jelas dari gen saja sudah menunjukkan kemampuan kepintarannya diatas rata rata teman sebayanya.

Yang menjadi menakutkan adalah para follower Instragramnya yang terdiri dari usia remaja dan anak anak ikut dalam virus awkarin. Dan seharusnya pemerintah agar menjaga generasi muda kita dari hala hal yang tidak patut,

Related Posts:

AGUS For Jakarta 1

Nama agus menjelma sebagai orang yang kembali terkenal. Sebelum mencalonkan diri sebagai Calon Gebenur Jakarta Agus terkenal dengan Anak dari mantan presiden indonesia Susislo Bambang Yudhoyono. Dan selain itu Agus juga mempunyai Istri Anissa Pohan anak dari mantan Direktur Bank Indonesia. Agus yang kariernya mentereng di kesatuan TNI kini agus kembali mengikuti jejak sang ayah dan adiknya untuk terjun kedalam politik praktis yaitu sebagai calon gebenur jakarta melawan petahana ahok.
Nama Agus muncul di akhir akhir pendaftaran. Agus di usung oleh partai yang sebenarnya masih akrab dengan Partai milik Susislo bambang yudhoyono. Bahkan Nama agus belum pernah terpikirkan sebelumnya untuk menjadi lawan bagi ahok.
Diusung agus bukanlah bunuh diri karena sebagai mantan Tentara , Sby telah memikirkan strategi dan perlawanan yang akan di lakukan oleh keluarga cikeas untuk menghadapi ahok yang kita kenal dengan bicara yang kasar dan memiliki tempermental pemarah. Bahkan di yakini di pilihnya agus kar5ena keluarga cikeas masih mampu untuk menghadapi pamor megawati yang di anggap masyrarakat awam adalah rival dari SBY.
Kini agus bukanlah TNI lagi. Dan jelas sebagai mantan TNI pula agus bukanlah anak ingusan. Karena sebagai TNI kedisiplinan dan patang menyerah ada sifat yang tertanam dari prajurit TNI. Apalagi agus juga mempunyai kartu As antara lain :
- Memiliki wajah atau tampang yang disukai oleh kaum hawa. Kegagahan dan pesona agus secara tidak langsung menjadikan para kaum hawa untuk memilih sosok agus.
- Mempunyai wakil gebenur perempuan, Dimana kaum hawa juga ingin agar aspirasi dan harapan kaum hawa bisa di akomodir oleh wakil gebenur silva yang berpasangan dengan agus.
- Sebagai pendatang baru, setidaknya strategi agus banyak yang belum di ketahui oleh lawan.
- Ahok yang Notabene seorang petahan malah sibuk untuk berperang opini dengan sandiaga Uno. dan kesempatan inmilah yang bisa di masuki oleh agus untuk menarik simpati warga DKI Jakarta. 

Jadi wajar bila dalam berbagai survei nama agus lebih unggul daripada kedua pasangan calon gebenur dan wakil gebenur DKI JAKARTA. Dan nama agus pada saat ini menjadi trending tofik di media sosial dengan hastag #Agusforjakarta1

Related Posts:

Fenomena dimas kanjeng, inilah penyebabnya


fenomena Dimas Kanjeng ini adalah satu puncak dari banyak gunung es 'modus penggandaan uang' berbalut nuansa mistis dalam kemasan agama yang ada di tengah masyarakat. Masyarakat kita yang selalu dekat dengan nuansa nuansa mistis tidak lep[as dari peranan leluhur kita yang mendokrin tentang dunia gaib atau mistis dan masih Banyak versi dari Dimas Kanjeng yang bertebaran dan belum terungkap.Dimas kanjeng telah menyadarkan bangsa indonesia secara tidak langsung. Bahwa masih banyak masyarakat indonesia yang sakit dan tak bergeming dengan jargon Revolusi mental ala Jokowi. Dan penyebabnya bisa kita telusi diantaranya :

Sistem kapitalisme yang mengakar di masyarakat indonesia.ternyata sistem kapitalisme itu dapat membuat sebuah bangsa tidak hanya menjadi buruh bangsa lain, tetapi lebih parah lagi dapat menimbulkan degradasi moral sebuah tatanan kehidupan masyarakat. Tatanan moral yang sudah diwariskan oleh para leluhur kita dengan bijak dan baik seakan hilang bersama hedonitas kemewahan dan duniawi. Faktor yang menyebabkan ini terjadi karena pemimpin kita lalai dalam memberi rasa nyawan dan pekerjaan yang tak dikejar kejar rasa kekhawatiranb semisalnya di PHK atau pemotongan gaji.Media pun mempunyai andil yang cukup besar dimana media selalu menampilkan beberapa adegan tentang kemewahan dan ke glamoran sehingga mindset masyrakat kita menjadi rusak dan sakit.

 
Lihat saja pengikut Dimas Kanjeng yg dikatakan “korban” tersebut, padahal jika mereka nyaman melakukannya mereka bukan korban dan mereka terdiri dari banyak unsur masyarakat. Karena sebenarnya definisi korban adalah dimana seseorang merasa di dholimi atau tersakiti. Bahkan dari para pengikutnya ini bahkan membela dengan mati matian si dimas kanjeng taat pribadi.
 para pengikut atau santri si dimas kanjeng ini terdiri dari beberapa kalangan,mulai dari petani, karyawan, pensiunan TNI bahkan ada PNS dan Tokoh Agama. Dan ini Fenomena mengerikan. Lalu kemana jargon revolusi mental. Mungkin masyarakat sudah lupa atau sudah tidak mau untuk mengingatnya kembali.

Related Posts:

Penerbangan Sipil Indonesia belum sepenuhnya aman dan nyaman

Dengan tidak terpilihnya indonesia dalam dewan ICAO atau organisasi penerbangan sipil internasional. Indonesia hanya memperoleh suara sekitar 96 suara dari 191 Suara. Ketidak terpilihan Indonesia tersebut secara tidak langsung memberi gambaran tentang masih banyak kekurangan yang ada pada penerbangan sipil di indonesia.

Kekurangan tersebut kita bisa mulai dengan seringnya pesawat melakukan delay atau keterlambatan sepihak. Sebenarnya kalau boleh jujur pelanggan penerbangan ingin agar jam terbang bisa sesuia dengan yang tertara di tiket. Walaupun kadang kita jumpai bahwa keterlambatan tersebut sangatlah merugikan pelanggan.

Sarana dan prasarana yang masih kurang. Fasilitas di bandara seharusnya lebih lengkap baik secara fisik mau pelayan non fisik. Kadang kita bisa melihat minimnya pelayanan dari toilet bandara saja. Bagaimana sekalas bandara internasional kita bisa melihat orang orang antri untuk hanya sekedar buang air kecil. Faktor keterbatasan sekecil inilah yang harus segera di perbaiki.

Sekalipun demikian, hasil ini tidaklah membuat Indonesia berkecil hati. Sebaliknya, Indonesia semakin termotivasi untuk terus meningkatkan infrastruktur dan kapasitas penerbangan Indonesia serta berkomitmen untuk memenuhi standar keselamatan dan keamanan penerbangan internasional. semoga kedepan penerbangan kita bisa semakin maju.

Related Posts: