hari batik nasional

Tanggal 2 Oktober ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 33/2009. Pejabat dan masyarakat pun diminta mengenakan batik pada Kamis besok.

Dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, Rabu (1/10/2014), Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam mengingatkan masyarakat di seluruh Tanah Air untuk mengenakan batik esok hari. Melalui surat edaran Nomor SE-11/Seskab/X/2013, tertanggal 1 Oktober 2014, Dipo meminta para menteri dan seluruh pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) untuk memerintahkan kepada seluruh pegawai di bawah jajarannya agar memakai baju batik.

Dipo juga meminta Menteri Dalam Negeri untuk memerintahkan seluruh gubernur/bupati dan walikota di Tanah Air agar mewajibkan seluruh pegawai pemda mengenakan baju batik. Dia juga melayangkan surat pada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), agar memerintahkan seluruh pegawai BUMN untuk memakai baju batik.

Pemilihan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober berdasarkan keputusan UNESCO yaitu Badan PBB yang membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan, yang secara resmi mengakui batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. UNESCO memasukkan batik dalam Daftar Representatif Budaya Tak benda Warisan Manusia. Pengakuan terhadap batik merupakan pengakuan internasional terhadap mata budaya Indonesia.

Peringatan Hari Batik Nasional tahun ini telah memasuki tahun keempat. Penetapan Hari Batik Nasional sebagai usaha pemerintah untuk meningkatkan martabat bangsa Indonesia dan citra positif di forum internasional, serta untuk menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan masyarakat terhadap kebudayaan Indonesia.

Related Posts:

HARI KESAKTIAN PANCASILA

Pancasila mengandung makna yang amat penting bagi sejarahperjalanan Bangsa Indonesia. Karena itulah Pancasila dijadikan sebagai dasar negara ini. Artinya segala tindak tanduk dari orang-orang yang termaktub sebagai warga negara dari republik yang bernama Indonesia, haruslah didasarkan pada nilai-nilai dan semangat Pancasila. Apakah dia sebagaiseorang politisi, birokrat, aktivis, buruh, mahasiswa dan lain sebagainya. Akan tetapi banyak kenyataan yang bisa membuktikan bahwa nilai-nilai dan semangat Pancasila sudah kurang membumi. Salah satu bukti bahwasemangat dan nilai Pancasila tidak membumi di negeri ini adalah terlihat dari kebersamaan dan persaudaraan kita yang mulai melemah. Padahal dilihat dari sejarahnya bahwa bangsa ini dari awalnya adalah bangsa yang kaya akan keberagaman. Kaya akan perbedaan. Singkatnya, bangsa ini adalah bangsa yang pluralistik. Keberagaman menjadi jati diri kita sebagai sebuah bangsa. Karena itu, keberagaman tidak perlu dihilangkan. Dia hanya perlu dihargai, dihormati dan diperlakukan secara adil.

Akan tetapi, beberapa waktu yang lalu khususnya ketika menjelang Pilkada di beberapa daerah, keberagaman itu “terkoyak-koyak” oleh karena kepentingan politik sesaat. Keberbedaan,baik dari segi suku, agama, warna kulit bukan untukdieksploitasi untuk kepentingan sesaat, apalagi yang sifatnya individual. Tetapi lebih dijadikan sebagai potensi untuk memperkaya khasanah demokrasi. Kemudian, bagaimana eksistensi budaya nasional yang bertumpu pada nilai-nilai budaya yang masih hidup dan dihayati oleh masyarakat dikembangkandan dimanifestasikan dalam praxis kehidupan di masyarakat.



Belakangan ini, terjadi perdebatan tentang penempatan Pancasilasebagai satu-satunya asas dalam pendirian partai. Sebetulnya, jika kita pahamakan makna dan nilai-nilai kesaktian Pancasila, maka perdebatan itu tidak perlu lagi terjadi. Kita tidak lagi kembali ke belakang. Maka yang seharusnyadiperdebatkan dengan cerdas dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) paket politik, khususnya RUU Partai Politik (Parpol), adalah bagaimana menata agar parpol lebih aspiratif terhadap keberadaan rakyat sertaperanannya dalam konsolidasi demokrasi kita.

Pancasila dan UUD 1945 sudah final dan tidak boleh lagi diganggu gugat sebagai landasan dan falsafah yang mengatur dan mengikat kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila pun terbukti sangat ampuh sebagai pedoman kehidupan bersama, termasuk kehidupan dalam berpolitik. Tidak ada yang lain. Ideologi Pancasila dan UUD 1945 tidak perlu lagi diperdebatkan lagi. Itu sudah menjadi kesepakatan masyarakat Indonesia ketika negara in ididirikan. Bahkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tersebut adalah hasil dari penggalian karakter dan budaya masyarakat Indonesia. Kemudian, kita patut bertanya, apa gerangan yang terjadi dengan perubahan politik kita sehingga Pancasila tidak layak lagi dijadikan sebagai asas dari seluruh perikehidupan berbangsa dan bernegara, termasukkehidupan berpolitik? Adakah sesuatu yang berubah dengan sejarah kita? Sejarah kesaktian Pancasila adalah sejarah yang sangat berharga.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap tanggal 1 Oktober, harus dijadikan sebagai kesempatan untuk merefleksikan tentang pemaknaan nilai-nilai dan kesaktian Pancasila itu sendiri. Hal ini penting khususnya bagi generasi muda bangsa ini. Generasi baru tidak akan memiliki rasa percaya diri dan kebanggaan atas bangsa ini tanpa mengenali sesungguhnya sejarahkehidupannya.

Di tengah terpaan pengaruh kekuatan global, kita seharusnyamenguatkan dan memperlengkapi diri agar tidak terjerembab dalam lika-liku zaman sekarang ini. Salah satunya adalah dengan menggali kembali nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila itu sendiri. Nilai-nilai itulah yang kemudian kita maknai sebagai energi untuk membangun kembali jati diri bangsa ini. Bangsa ini bisa berdiri tegak, hanya jika mau kembali menghidupkan dan sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila itu sendiri. Pancasila adalah dasar negara. Pancasila adalah asal tunggal dan menjadi sumber dari segala sumber hukum yang mengatur masyarakat Indonesia, termasuk kehidupan berpolitik. Karena itu, partai politik sebagai salah satu infrastruktur politik dan segala sesuatu yang hadir dan lahir dinegara ini, harus tunduk dan taat pada Pancasila



 
Fakta sejarah yang hinga saat ini masih diperdebatkan mengenai peristiwa G 30 S PKI hendaknya tidak mengubah rasa memiliki kita terhadap pancasila yang sudah jelas-jelas berperan sebagai simbol pemersatu bangsa. Berbagai peristiwa yang pernah terjadi semenjak proklamasi 17 agustus 1945 hingga saat ini, yang pada akhirnya tidak menggoyahkan pancasila sebagai dasar negara merupakan hal yang disebut sebagai kesaktian pancasila.

Kesaktian disini bukan diartikan pancasila secara aktif mampu melakukan sesuatu, melainkan pandangan serta nilai-nilai yang terdapat dalam pancasila mampu ditranformasikan oleh komponen bangsa dalam berkehidupan kebangsaan dan bernegara.

Peristiwa lubang buaya, yang merupakan puncak dari keganasan G 30 S PKI telah memakan korban putra-putra terbaik bangsa, yakni Jend. TNI Anumerta Achmad Yani, Letjen. TNI Anumerta Suprapto, Letjen. TNI Anumerta S. Parman, Letjen. TNI Anumerta M.T. Haryono, Mayjen. TNI Anumerta D.I. Panjaitan, Mayjen. TNI Anumerta Sutoyo S, dan ditambah satu Perwira Pertama Kapten CZI TNI Anumerta Pierre Tendean. Kepada mereka dianugerahkan gelar Pahlawan Revolusi. Dilokasi tersebut juga di bangun sebuah tugu untuk menghormati pahlawa-pahlawan tersebut, Tugu tersebut dinamai Tugu Kesaktian Pancasila.

Meletusnya pemberontakan G 30 S PKI, sampai di bubarkan dan dilarangnya berkembang paham komunis di indonesia, terbitnya Supersemar, hingga tumbangnya pemerintahan Presiden Soekarno merupakan tonggak berdirinya pemerintahan baru yang di pimpin oleh presiden Soeharto yang disebut sebagai pemerintahan orde baru. Orde baru berhasil memerintah indonesia selama 32 tahun lamanya sebelum di gantikan oleh gerakan reformasi.


Peristiwa 1 Oktober 1965 tersebut kemudian telah melahirkan suatu orde dalam sejarah pasca kemerdekaan republik ini. Orde yang kemudian lebih dikenal dengan Orde Baru itu menetapkan tanggal 1 Oktober setiap tahunnya sebagai hari Kesaktian Pancasila sekaligus sebagai hari libur nasional. Penetapan itu didasari oleh peristiwa yang terjadi pada hari dan bulan itu, dimana telah terjadi suatu usaha perongrongan Pancasila, namun berhasil digagalkan. Belakangan setelah orde baru jatuh dan digantikan oleh orde yang disebut Orde Reformasi, peringatan hari Kesaktian Pancasila ini sepertinya mulai dilupakan. Terbukti tanggal 1 Oktober tersebut tidak lagi ditetapkan sebagai hari libur nasional sebagaimana sebelumnya.

Selama masa pemerintahan orde baru setiap tanggal 1 Oktober selalu di adakan upacara peringatan hari kesaktian pancasila, begitu juga pada masa pemerintahan berikutnya. Di masa Presiden Megawati Soekarnoputri kepala negara tidak menghadiri upacara yang dipusatkan di Lubang Buaya. Pada masa pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari bersejarah yang diarayakan setiap tanggal 1 Otober ini dimaknai secara lebih luas. Jika pada perayaan-perayaan sebelumnya Kesaktian Pancasila selalu dikaitkan dengan penumpasan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G-30-S/PKI), maka kali ini "sejarah" Kesaktian Pancasila dimaknai sejak proklamasi kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agsutus 1945. Demikian versi baru upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Selain pemaknaan yang baru atas sejarah, hal baru lainnya adalah upacara kembali dipimpin oleh presiden Republik Indonesia serta disertai dengan pembacaan naskah ikrar yang menyebutkan bahwa sejak Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) diproklamasi pada 17 Agustus 1945 terjadi banyak rongrongan terhadap Pancasila dan NKRI baik yang datang dari dalam negeri maupun luar negeri. Namun, bangsa Indonesia mampu mempertahankan Pancasila dan NKRI.

Related Posts:

KEPALA DESA PATUT DI CONTOH

Blitar -Seorang Kepala Desa di Gogodeso, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur ini bisa ini bisa menjadi contoh penggerak kewirausahaan. Kepala Desa itu bernama Khoirul Anam, yang sukses menggerakkan ekonomi desanya dengan kewirausahaan.

Melalui program Satu Entrepreneur Satu Tandan Pisang, ia berhasil mengangkat taraf hidup warganya. Program tersebut ia mulai sejak tahun 2010 silam dengan membuat keripik pisang melalui tangan-tangan ulet warganya.

"Dasar pemikiran kami sederhana, ada buah pisang yang melimpah. Kenapa tidak kita manfaatkan jadi makanan olahan," kata Khoirul kepada detikFinance, Senin (22/9/2014).

Khoirul mengirim beberapa warganya untuk mengikuti pelatihan-pelatihan. Hasilnya, setahun kemudian warganya mulai memproduksi keripik pisang. Namun ia membatasi jumlah produksi dengan ketentuan satu warga satu tandan pisang.

"Satu warga satu tandan pisang kami maksudkan agar warga bisa merasakan perkembangannya. Ini tantangan. Keuntungan yang didapat jangan sekali-kali diambil dahulu. Harus diputar untuk kulakan pisang lagi. Lama kelamaan kan semakin besar keuntungannya," kata Khoirul.

Related Posts:

KENAPA PRABOWO SUBIANTO MUNDUR

Calon presiden Prabowo Subianto bersama ketua partai koalisi sepakat menolak hasil pemilihan presiden 2014. Prabowo yang didampingi Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Akbar Tanjung, Suryadharma Ali dan ketua tim pemenangan Mahfud MD, menyampaikan pernyataan sikap ini di Rumah Polonia, Jakarta, Selasa 22 Juli 2014.
Disampaikan Prabowo, koalisi merah putih telah mengikuti langkah-langkah pemilihan presiden 2014 dengan penuh kehormatan dan keikhlasan.
“Bahwa rakyat Indonesialah yang menentukan nasibnya sendiri. Yang di belakang saya adalah pejuang-pejuang demokrasi. Hampir semua mereka yg terlibat membangun demokrasi,” katanya.
Sebagai perwira TNI, Prabowo mendorong demokrasi. Katanya, kalau hanya sekedar mencari hidup enak, nyaman, dia tidak perlu lagi berjuang dalam bidang politik.
“Demokrasi artinya rakyat berkuasa. Artinya demokrasi adalah pemilihan yang jujur dan adil. Kalau di TPS yang berhak memilih 300 tapi yang datang 800 orang, itu berarti tidak jujur. Kalau ada pejanbat yang coblos-coblos puluhan atau ratusan surat suara, itu tidak demokratis,” katanya.
Ditambahkan Prabowo, timnya yang berada di berbagai provinsi, seperti Papua yang mengakui ada 4 kabupaten yang tidak pernah melakukan pencoblosan. Sementara di DKI Jakarta, terdapat 5.800 TPS yang menurut bawaslu direkomedasikan pemilu ulang tapi diabaikan KPU.
“Di Jawa Timur demikian juga, 6 kabupaten direkomendasikan,” katanya.
Dengan demikian, capres dan cawapres nomor urut 1 mengambil sikap sebagai berikut:
1. Proses KPU bermasalah, tidak demokratis dan bertentangan dengan UUD 1945. KPU tidak adil dan tidak terbuka. Banyak aturan main dibuat tapi dilanggar sendiri oleh KPU.
2. Rekomendasi Bawaslu terhadap segala kelalaian dan penyimpangan di lapangan di berbagai wilayah tanah air diabaikan oleh KPU.
3. Ditemukannya sejumlah tindak pidana kecurangan pemilu dengan melibatkan pihak penyelenggara pemilu dan pihak asing dengan tujuan tertentu hingga pemilu menjadi tidak jujur dan adil.
4. KPU selalu mengalihkan masalah ke MK, seolah-olah setiap keberatan dari tim Prabowo-Hatta merupakan bagian dari sengketa yang harus diselesaikan melalui MK. Padahal sumber masalahnya ada pada internal KPU.
5. Terjadi kecurangan yang masif, terstruktur dan sistematik pada pelaksanaan pemilu.
“Atas pertimbangan di atas, kami sebagai pengemban suara rakyat, akan gunakan hak konstitusional, yaitu menolak pelaksaanaan pilpres 2014,” kata Prabowo.
Menurutnya, pemilu presiden cacat hukum dan dengan demikian koalisi merah putih menarik diri dari proses yang sedang berlangsung. Koalisi ini tidak bersedia mengorbankan mandat yang diberikan rakyat dipermaikan dan diselewengkan.
“Kami Prabowo-Hatta siap menang dan siap kalah dengan cara yang demokratis dan terhormat,” katanya. Karena itu, kepada seluruh rakyat RI yang telah memilih Prabowo-Hatta tetap tenang karena tim tidak diam karena demokrasi dicederai.

Related Posts:

selamat buat jokowi , dan sikap pak prabowo

" membiarkan kesalaan adalah kesalaan " ya itulah sikap dari prabowo,dan kita juga harus menghargai dan menghormati sikap seseorang,bukan dengan mencaci dan mem bully,
dan untuk pak jokowi selamat telah terpilih,,,,seharusnya ada menangis karna menjadi pemimpin adalah suatu beban yang berat,

JANJI anda pak jokowi jangan cuma tinggal janji,,,,

Related Posts:

PEMINPIN BARU INDONESIA

indonesia,
 membutuhkan pemimpin yang berjiwa nasionalis sehingga sumber daya alam (SDA) Indonesia untuk sebesar-besarnya kemakmuran bangsa Indonesia sesuai dengan Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
mengelola sumber daya alam dengan baik,terkonsep dan berkesinambungan
indonesia
menginginkan pemimpin yang bekerja nyata dan mampu membawa perubahan.
perubahan ke arah lebih baik,membawa rakyatnya sejahtera.
indonesia harus bangkit, INDONESIA HARUS MERDEKA.

AYooo  SELAMATKAN INDONESIA

Related Posts:

NAHKODA " PEMIMPIN TERTINGGI DI KAPAL "

NAKHODA

Nakhoda memiliki komando absolut di kapal dan memiliki kewenangan penuh atas semua aspek atas operasi kapal, baik di laut maupun di pelabuhan.  Dalam hal terjadi situasi darurat,

Nakhoda ataupun perwira yang sedang bertugas harus mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi jiwa, property dan lingkungan, walupun hal itu tidak disebutkan dalam manual ini maupun peraturan perusahaan.

Nakhoda memiliki kewenangan yang dilindungi hukum atas seluruh personil di kapal.

Related Posts:

PEMIMPIN TERBAIK " MUHAMMMAD AL FATIH "

menceritakan sosok luar biasa seorang Muhammad Alfatih, sang penakluk konstantinopel, seorang pemimpin terbaik yang sudah disebutkan Rasulullah hampir delapan abad sebelumnya. Juga bagaimana proses penaklukan ibukota Byzantium itu terjadi.
Sultan Muhammad adalah seorang pemimpin luar biasa yang tidak semata-mata kuat dan cerdas namun merupakan seorang yang sangat shalih. Keshalihahnya itu terbentuk sejak dini berkat didikan sang ayah, Sultan Murad II, dan murabbinya yaitu syaikh Rabbani Ahmad bin Ismail Al-Kurani. Peran yang dimainkan syaikh Al-Kurani dalam membentuk kepribadian Muhammad Alfatih sejak kecil adalah dua hal. Satu, meningkatkan gerakan jihad Utsmani. Dua, beliau selalu mengisyaratkan kepada Muhammad Alfatih bahwa yang yang dimaksud dalam hadits dengan pemimpin yang akan membuka kota Konstantinopel adalah diri Muhammad Alfatih, “Konstantinopel akan takluk di tangan seorang laki-laki. Maka orang yang memerintah di sana adalah sebaik-baik penguasa dan tentaranya adalah sebaik-baik tentara.” Oleh sebab itulah, Muhammad Alfatih sangat merindukan agar dirinya menjadi orang yang mampu merealisasikan sabda Rasulullah tersebut. Hingga akhirnya gelar Alfatih pun diberikan kepadanya karena akhirnya beliau menjadi “Sang Penakluk” Konstantinopel.
Begitulah, kami sangat mengagumi sosok Muhammad Alfatih, sehingga nama Alfatih kami jadikan nama untuk putra-putri kami kelak, karena berharap mereka akan seperti Muhammad Alfatih, menjadi pemimpin terbaik atau setidaknya menjadi jundi terbaik dalam berjuang menegakkan diinullah, insyaAllah.
Ok, kembali ke film Fetih 1453.Berharapnya sih film ini minimal akan sekaliber film Omar lah, yang walaupun dibumbui pro kontra visualisasi tokoh-tokoh para sahabat, namun menurutku film Omar memiliki ruh luar biasa dalam menyampaikan kebaikan, dan hampir menggambarkan sejarah asli yang terjadi. Lalu bagaimana dengan film ini? Jujur saja, saya yang sebelumnya antusias malah kecewa berat. Entahlah. Intinya, menurut saya pribadi sih film ini tidak layak dijadikan tontonan buat anak-anak, apalagi menjadi referensi film sejarah. Ini pendapat pribadi loh bukan fatwa, jadi sah-sah saja kan?
Alasan kekecewaan:
1. Penggambaran sosok sultan Mehmed (Muhammad Alfatih) dalam film ini sama sekali tidak seperti yang dikisahkan dalam buku-buku tarikh. Sosok Fetih dalam film ini tak jauh berbeda dari kebanyakan sultan pada umumnya dengan pakaian glamour dan gaya yang angkuh. Begitupun ketika dimunculkan tokoh yang katanya istri Sultan Mehmed. Yang ditampakkan hanya sesosok permaisuri dengan aurat yang terbuka. Jika ada yang mengatakan bahwa dalam legenda digambarkan bahwa permaisuri Sultan Mehmed memang tidak menutup aurat, maka perlu dicermati dulu, dari mana legenda itu berasal..
2. Yang ditonjolkan dan selalu disebut dalam film ini, alasan mengapa sultan Mehmed berambisi kuat ingin menaklukkan konstantinopel adalah demi kebanggaan negaranya. Benarkah demikian. Dalam sejarah, Sultan Muhammad memiliki cita-cita luhur dalam menaklukan konstantinopel adalah karena ingin mewujudkan apa yang sudah Rasulullah sampaikan 800 tahun sebelumnya. Menaklukkan konstantinopel demi menyebarkan Islam, dengan semangat jihad di jalan Allah, bukan cuma masalah kebanggaan negara.
3. Ada beberapa adegan perkelahian dalam peperangan yang terlalu fulgar dan terlalu menonjolkan unsur kekerasan yang sadis. Juga banyak adegan mengumbar aurat yang sangat tidak layak tonton.
4. Nah ini nih yang paling bikin eneg. Entah kenapa tokoh ini lebih banyak muncul dibanding sang sultan, yaitu seorang prajurit kepercayaan sultan bernama Hassan. Yang lebih mengherankan lagi adalah adanya kisah cinta sang prajurit bersama seorang putri insinyur pembuat meriam,yang dalam sejarah insinyur bernama Orban itu memang nyata ada. Dan entah kenapa menjadi banyak sekali adegan tak pantas di sini. Kisah mereka sangat sering muncul, seolah sengaja dijadikan pemanis untuk film ini.
Di akhir cerita, tokoh Hassan ini menjadi pahlawan yang mengibarkan bendera Turki Utsmani di benteng Konstantinopel dengan sangat dramatis. Mungkin memang benar ada sosok prajurit luar biasa seperti ini dalam sejarah aslinya, tapi apa benar kisah aslinya seperti ini? Seorang prajurit yang terlibat cinta segitiga dengan putri insinyur pembuat meriam dan panglima pasukan Konstantin bernama Justinian. Ujung-ujungnya sudah bisa tertebak, Hassan dan Justinian bertarung hebat hingga Justinian tewas. Tampak seperti film Bollywood.
Perlu dicatat, bahwa dalam sejarah disebutkan bahwa prajurit-prajurit yang terlibat dalam penaklukan Konstantinopel adalah prajurit-prajurit pilihan, yang mereka bergerak atas dasar semangat jihad. Bahkan dikisahkan bagaimana ketika Sultan Muhammad mencek amalan-amalan ibadah mereka untuk menjaga kualitas kedekatan mereka dengan Allah. Itu karena prajurit-prajurit pilihan tak cukup sekedar kuat tetapi juga harus shalih.

Related Posts:

jawaban tegas dari Sultan Brunei " Hassanal Bolkiah

Berikut jawaban tegas dari Sultan Brunei Hassanal Bolkiah terkait kecaman keras yang ditujukan atas kebijakan penerapan Syariah Islam di negaranya, sebagaimana dilansir oleh My News Hub, Kamis (8/5/2014).
Di negara Anda, Anda mengklaim menerapkan kebebasan berbicara, kebebasan pers, kebebasan beragama, dan sebagainya. Hal tersebut ada dalam konstitusi Anda dan sistem politik Anda, identitas nasional Anda, hak Anda dan cara hidup Anda.
Di negara kami, kami mempraktekkan budaya Melayu, Islam, Sistem Monarki, dan kita akan menerapkan hukum dan Syariah Islam. Islam adalah konstitusi kami, identitas nasional kami, hak kami, dan cara hidup kami,
Kami mungkin menemukan celah (kelemahan) dalam sistem hukum dan peradilan Anda, dan Anda mungkin menemukan hal yang sama pada kami, tapi ini adalah negara kami. Sama seperti Anda yang mempraktikkan hak Anda untuk menjadi gay, dll untuk kehidupan Anda di duni ini. Sedangkan kami mempraktekkan hak-hak kami untuk menjadi Muslim untuk kehidupan di dunia dan akhirat.
Ini adalah sebuah negara Islam yang mempraktekkan hukum Islam. Mengapa Anda tidak khawatir tentang anak-anak Anda yang ditembak mati di sekolah-sekolah, khawatir tentang penjara-penjara Anda yang tidak mampu untuk menampung narapidana, khawatir tentang tingginya tingkat kejahatan, khawatir tentang tingginya tingkat bunuh diri dan aborsi, khawatir tentang apa saja yang seharusnya Anda khawatirkan di negara Anda. Sebagian besar agama menentang homoseksualitas, itu bukanlah sesuatu yang baru.
Pada saat Anda mendengar bahwa Islam dan Muslim membuat sikap dan berusaha untuk meneguhkan kembali iman mereka, Anda menghakimi, Anda melakukan boikot, Anda mengatakan bahwa itu salah, itu bodoh, itu biadab.
Sekali lagi, seharusnya Anda fokus terhadap kekhawatiran-kekhawatiran yang telah saya sebutkan sebelumnya. Apakah tidak salah [hukum] yang membolehkan senjata mematikan? Apakah tidak salah [hukum] yang membolehkan bayi yang belum lahir dibunuh? Apakah tidak salah [hukum] yang membolehkan gaya hidup yang menghasilkan AIDS dan terputusnya generasi?
Mengapa Anda begitu peduli terhadap apa yang terjadi di sini, di sebuah negara Islam, sedangkan pada saat yang sama Anda bahkan tidak membuka mata tentang apa yang terjadi di Suriah, Bosnia, Rohingya, Palestina, dan lain-lain?
Ribuan orang terbunuh di sana dan Anda tidak peduli, tidak ada seorangpun yang terbunuh di sini di bawah hukum Syariah ini, dan Anda begitu meributkannya, bahkan pada saat warga di sini yang langsung terkena dampaknya, menerimanya dengan damai.
Hukuman mungkin keras tetapi tidak berarti bahwa ini lebih mudah untuk dilakukan. Ada proses yang harus dilalui sebelum suatu hukuman yang sebenarnya dijatuhkan. Kami baik-baik saja dengan ini, dan kami senang.
-

Related Posts:

prabowo subianto di mata anak buah nya

Meski sedang bertugas di medan perang, tidak pernah berhenti membaca buku. Saban malam dia membaca buku-buku dia bawa.
Kebiasaan membaca ini membuat Prabowo memiliki pengetahuan luas, termasuk soal strategi perang dan menjadi pemimpin bagus. Dia kerap melontarkan ide-ide cemerlang dan inovatif.
Mulai dari teropong malam, cokelat, dan vitamin penambah tenaga dia siapkan untuk pasukannya. Perlengkapan itu dibeli dari dana pribadi Prabowo. “Dulu di TNI belum ada teropong malam, tapi Pak Prabowo sudah memakai itu,” kata seorang sumber saat ditemui  Selasa pekan lalu di sebuah hotel di Cikini, Jakarta Pusat. Bahkan Prabowo mempersiapkan pakaian perlengkapannya sendiri. Dia membeli kebutuhan perlengkapannya memakai kocek sendiri.
Bukan hal mengejutkan ketika itu gaji tentara pas-pasan. Namun Prabowo selalu berusaha agar para prajuritnya semangat menjalani hidup. Meski lahir dari keluarga kaya, dia memilih mengabdi sebagai serdadu. Dia tidak pernah sekalipun menjual nama besar ayahnya, Soemitro Djojohadikusumo, untuk mengerek karier militernya.
Kepribadian ini begitu berkesan di mata anak buahnya sampai sekarang. Mereka masih ingat pesan Prabowo. “Saya nggak mungkin kasih uang, nggak mungkin kasih beras, maka saya berikan nama baik kepada keluarga,” ujar sumber yang sama.
Bagi kalangan mantan prajurit Perang Timor Timur, Prabowo memang dikenal apa adanya. Dia kerap makan di kantin dan berpergian dengan mobil dinas jeep milik Angkatan Darat. Tak pernah sekalipun Prabowo datang dengan mobil pribadi.
Cerita mengesankan datang saat Prabowo masih memimpin Komando Pasukan Khusus bertempur di Timor Timur. Selama sepekan Prabowo dan pasukannya tidak mendapatkan pasokan makanan lantaran memasuki daerah rawan. Helikopter tidak berani mendarat. Dari sana, kebersamaan dengan prajurit diingat hingga saat ini.
Dalam keadaan tanpa makanan, Prabowo bersama pasukannya tetap bertahan hidup. Dengan mengandalkan singkong dan rebung, pasukannya terus mengejar milisi Fretilin. “Seminggu kita nggak makan, hanya makan singkong dan rebung. Beliau selalu ada bersama kita,” tutur sumber itu.
Bagi anak buahnya, Prabowo selalu memberikan yang terbaik. Sebagai contoh, saat akan memulangkan pasukannya dari Timor Timur usai Operasi nanggala 28, Prabowo langsung meminta agar diangkut dengan pesawat Herkules. Padahal saat itu bala tentara lain kembali ke Jakarta naik kapal. “Malamnya barang-barang diangkut ke kapal dan kita naik Herkules,” katanya.
Selain fasilitas agar prajuritnya tidak memikirkan selama bertugas, Prabowo menghargai kerja bawahannya. Dia tidak menghalangi untuk mempromosikan anak buahnya ikut sekolah perwira. Jadi jangan heran jika di masa kepemimpinannya, Prabowo dikenal sebagai komandan paling digandrungi. “Dia tidak pernah melarang kita untuk sekolah,” ujarnya.

Related Posts: