GOLKAR VS DEMOKRAT

Pemilu hampir sebentar lagi, bagi partai peserta pemilu tak ada waktu untuk bersantai-santai. Mereka dengan gencar memberikan janji-janji, menebar pesona lewat media, terkadang etika berpolitik pun tak mereka indahkan, bahkan yang lebih parah lagi bila untuk meraih suara dari rakyat mereka tak segan-segan membagikan uang agar partai mereka dipilih.

Dalam hal etika berpolitik, para politikus kita semakin hari mulai melancarkan serangan kepada lawan mereka. Kita lihat bagaimana dengan sangat percaya dirinya partai demokrat memberi stasement bahwa perolehan partai GOLKAR hanya 2,5 persen. Dan seakan tidak mau dihina atau dilevehkan GOLKAR pun membalas dengan suara yang tak kalah lantang bahwa sebernarnya DEMOKRAT lagi bermimpi buruk.

Kalau kita boleh lebih bijak, tak ada artinya bila hanya sekedar prediksi yang terpenting dari mereka bisa membawa bangsa ini lebih baik, Rakyat sudah jenuh dengan berbagai pertengkaran yang mengedepankan ego mereka masing-masing. Dan ujung-ujungnya rakyatlah yang jadi korban.

Related Posts: