Cinta yang bisa merubah nasib bangsa

Cinta adalah suatu ikatan suci yang harus dipelihara dan dan dijaga. Cinta ibarat kedua bola mata yang tak saling memandang tetapi terbuka dan tertutup bersama. Cinta dalam kedunian akan luntur bersama datangnya waktu. Waktu jua yang membawa kita akan merasa bahwa tak ada cinta yang sempurna. Nyayian-nyayian yang mendendangkan lagu-lagu cinta seakan membuai para generasi agar tertidur dan tak beranjak dari ketiadaan. Dengan mengatasnamakan cinta mereka meracuni pikiran-pikiran mereka sehingga mereka menjadi lemah dan masih dalam keadaan yang tak mereka sadari. Lihat berapa banyak mereka yang telah menjadi korban dari ganasnya virus cinta. Mereka rela mengorbankan suatu hal yang penting untuk mendapatkan suatu hal yang remeh dan bodoh. Sungguh kita terlalu lama tertidur dan bermimpi, mimpi yang kadang membuat sakit hati. Nampak dalam ketidak berdayaan kita, mereka terus bergerilya menyerang sendi-sendi moral.

Moral kita hancur oleh mental-mental yang kerdil, lalu apa yang besar pada kita? Mental kerdil itulah yang menjadikan cara pikir kita juga jadi kerdil, dan hasil dari cara pikir yang kerdil adalah perilaku kerdil dan budaya kerdil pula.lalu apa bangsa ini akan ikut kerdil juga? Jangan biarkan kekerdilan terus bersemayam dilubuk sanubari. Bangkitlah para generasi mudaku, buang jauh lamunan yang menyesatkan. Lihat disekelilingmu, bagaimana susahnya mencari pekerjaan, bagaimana kelaparan masih ada dibumi nusantara yang kaya raya.

Media massa mempunyai peranan yang sangat penting dalam membentu suatu karekter dan budaya. Banyak dari media yang kini hanya mementingkan aset komersil daripada nilai-nilai luhur yang seharusnya harus ditumbuhkan. Lihat banyak tontonan yang mengumbar hawa nafsu, tontonan yang membodohi dengan acara-acara mistik, tontonan yang menghilangkan budaya karena tergantikan budaya barat, dan masih banyak sisi dari media massa yang harus direvisi dan dibenahi.

Related Posts: